Transformasi Digital, Kunci Daya Saing UKM Indonesia di Masa Depan

Transformasi Digital, Kunci Daya Saing UKM Indonesia di Masa Depan

Mekari Conference.

(rel/rzd)

Jumat, 26 April 2019 | 21:17

Analisadaily - Sebagai penyedia platform bisnis berbasis cloud, Mekari menyelenggarakan Mekari Conference, yakni sebuah konferensi untuk UKM di Indonesia yang bertempat di The Kasablanka Hall, Mall Kota Kasablanka.

Bertemakan ‘Powering Indonesia SMEs with Technology’, acara yang didukung penuh Bank Mandiri dan XL Axiata ini bertujuan mendorong adopsi teknologi digital bagi UKM di Indonesia, sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing UKM Indonesia di masa yang akan datang.

CEO Mekari, Suwandi Soh menyampaikan, pihaknya percaya setiap bisnis UKM memiliki peluang dan kesempatan yang sama untuk tumbuh. Namun, di era digital saat ini maupun masa depan, literasi dan tingkat adopsi teknologi yang akan menjadi penentu seberapa jauh bisnis dapat melangkah.

“Hanya saja, hasil studi menunjukkan UKM Indonesia masih relatif tertinggal dan belum siap untuk go digital. Kami berusaha menyuarakan pentingnya memulai transformasi digital, karena melihat pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan produktivitas dan meningkatkan daya saing UKM Indonesia,” katanya, Jumat (26/4).

Senior Vice President Retail Deposit Product & Solution Bank Mandiri, Muhamad Gumilang mengatakan, hingga Desember 2018, pihaknya telah menyalurkan pembiayaan kepada lebih dari 27 ribu nasabah UKM dengan nilai mencapai Rp 55 Triliun.

“Kami cenderung melihat perkembangan teknologi informasi saat ini, yang kemudian diikuti proses digitalisasi dan otomasi dalam berbagai aspek kehidupan sebagai sebuah opportunity bagi dunia usaha. Kita melihat keberadaan Mekari Conference ini sangat positif untuk meningkatkan pemahaman pelaku UKM,” jelas Gumilang.

Dalam mewujudkan transformasi digital, konektivitas menjadi salah satu aspek yang paling berpengaruh. Saat ini, pengguna internet di Indonesia sudah menembus angka sekitar 150 juta atau sekitar 56% dari jumlah penduduk total. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu yang hanya berkisar 147 juta. Angka ini terus menunjukkan pertumbuhan yang positif setiap tahunnya.

“Kami setuju, UMKM memiliki peran penting bagi perekonomian Indonesia dan kami yakin jika rekan UMKM didukung konektivitas digital yang tinggi, dapat berkembang lebih pesat untuk mendongkrak perekonomian nasional,” ucap Group Head Enterprise Product and Marketing XL Axiata, Sharif Lukman Mahfoedz.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar