Perempuan Didorong Gunakan Gadget Secara Positif

Perempuan Didorong Gunakan Gadget Secara Positif

Founder Rumah Uis, Averiana Barus (kiri) dan Founder Belantara Budaya Indonesia, Diah Kusumawardani W (tengah)

(rel/rzd)

Minggu, 14 Juli 2019 | 00:04

Analisadaily (Medan) - Melalui program Sisternet kerja sama XL Axiata dengan Yayasan Belantara Budaya Indonesia menggelar Kelas Literasi Digital Sisternet membahas 'Kreatif dengan Gadget?'.

Acara dikemas dalam bentuk format talkshow edukatif menghadirkan pembicara Founder Rumah Uis, Averiana Barus, Founder Belantara Budaya Indonesia, Diah Kusumawardani W, yang memiliki pengalaman berinteraksi bersama perempuan Indonesia.

Group Head XL Axiata West Region, Francky Rinaldo Pakpahan mengatakan, pihaknya mau asal berjualan layanan data saja, dan akan lebih senang jika para pelanggan serta masyarakat secara umum bisa memanfaatkan layanan secara positif, lebih-lebih jika bisa mendorong produktifitas.

“Karena itu, melalui program Sisternet, kami tidak bosan-bosannya untuk berkeliling ke berbagai kota dan berbagai provinsi menyelenggarakan edukasi pemanfaatan sarana akses internet dan data seperti ini, terutama kepada kalangan perempuan,” kata Francky, di Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Medan, Sabtu (13/7).

Perwakilan Sisternet, Astri Mertiana dalam sambutannya mengatakan, Sisternet memberikan informasi dan inspirasi beragam manfaat yang ditujukan untuk perempuan Indonesia dalam menggunakan internet guna meningkatkan kualitas hidup sehari-harinya.

Dalam talkshow, pembicara memaparkan antara lain mengenai cara menggunakan teknologi digital dan media sosial zaman now, sehingga perempuan Indonesia tidak ketinggalan informasi dan teknologi dalam mengoptimalkan penggunaan internet termasuk mobile internet untuk mendukung kehidupan sehari-harinya dalam menghadapi kemajuan teknologi saat ini.

Kreatif dengan gadget saat ini sangat diperlukan sehingga melalui gadget akan berdampak positif pada para perempuan Indonesia untuk menambah ilmu pengetahuan, mempermudah komunikasi dan memperluas jaringan pertemanan.

Menurut data Kominfo, Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-6 penggunaan gadget terbesar di dunia. Informasi terkini teknologi, gadget dan eletronik terus berinovasi sehingga informasi teknologi terbaru dan kebutuhan gadget disuguhkan sesuai dengan update kebutuhan saat ini.

“Sehingga dibutuhkan kreatif dengan gadget agar manfaat yang diperoleh dari gadget yang dimiliki bisa memberikan manfaat yang positif,” ujar Francky.

Yayasan Belantara Budaya Indonesia sendiri merupakan Yayasan yang memiliki 12 Sekolah Tari Tradisional Gratis di Indonesia, salah satunya di Medan. Hal inilah yang melatarbelakangi terciptanya Kolaborasi Kelas Literasi Digital Sisternet dengan pentingnya literasi digital, sehingga perempuan Indonesia bisa menghadapi tantangan dalam penggunaan teknologi digital dan media sosial saat ini.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar