Medan jadi Kota Pertama Audisi Offline First Warriors

Medan jadi Kota Pertama Audisi Offline First Warriors

Penyelenggaraan audisi offline pencarian bakat atlet eSports di Medan, Minggu (15/9)

(rel/rzd)

Minggu, 15 September 2019 | 15:01

Analisadaily (Medan) - Medan menjadi kota pertama penyelenggaraan audisi offline pencarian bakat atlet eSports pertama di Indonesia, yang disebut First Warriors. Di Medan, audisi dilaksanakan di Sun Plaza, Jalan KH Zainul Arifin.

First Warriors merupakan upaya Link Net dengan First Media, pemimpin di industri penyedia TV Cable dan Fixed Cable Internet, membangun ekosistem eSports. Audisi dilaksanakan di enam kota besar, Jakarta, Medan, Batam, Surabaya, Semarang, dan Bandung.

"First Warriors kami hadirkan untuk semakin melengkapi inisiatif First Media dalam mendukung pemerintah memajukan dunia eSports di tanah air," kata Deputy CEO Link Net, Victor Indajang, Minggu (15/9).

Diungkapkan Victor, berdasarkan Newzoo's 2019 Global Games Market Report, industri eSports akan terus bertumbuh, dan Mobile Gaming akan menjadi segmen paling besar. Pada 2020, diprediksi mobile gaming menghasilkan revenue $95,4 miliar.

"Mobile gaming sedang mendominasi di dunia, dan Free Fire merupakan mobile game populer saat ini. Kami bermitra dengan Garena untuk membawa Free Fire di season pertama," ungkapnya.

First Warriors yang digelar di enam kota terdiri dari audisi offline dan online. Kompetisi offline dimulai dari Medan, Surabaya, Bandung, dan Jakarta. Sedangkan audisi online dimulai dari Batam dan dilanjutkan ke Semarang.

Untuk audisi finalis, nantinya akan berlangsung di High Ground Cafe, PIK, Jakarta, pada 15 Oktober hingga 26 Oktober 2019. Grand Final akan dilaksanakan di Jakarta, bertempat di Mall Taman Anggrek, 27 Oktober 2019, menghadirkan dewan juri, SKYLA, Kapten Liong, Meri Olivia, dan Kulgar.

Registrasi peserta First Warriors dimulai sejak acara peluncuran pada 22 Agustus 2019. Audisi direncanakan diikuti 15.000 peserta dengan lebih dari 100 pertandingan. Dalam audisi ini, First Media kerja sama Yamisok, Garena Indonesia, dan Indonesia eSports Associaton ( IESPA).

Penyelenggaraan audisi offline pencarian bakat atlet eSports di Medan, Minggu (15/9).

Penyelenggaraan audisi offline pencarian bakat atlet eSports di Medan, Minggu (15/9).

Sebanyak 14 finalis hasil audisi yang menang di setiap kota akan dikarantina untuk dibekali materi dari para ahli dan mentor untuk menjadi tim profesional yang akan bertanding di Grand Final Jakarta.

Total hadiah yang disediakan senilai Rp 1,3 Miliar dan satu unit mobil Renault untuk MVP, termasuk dikontrak ekslusif sebagai Official eSports Team First Media, yaitu First Raiders.

Branch Head wilayah Medan Link Net, Andi Tanadi menambahkan, khusus di Kota Medan pihaknya terus melakukan berbagai kegiatan yang mendukung eSports. Sebelumnya bersama komunitas Free Fire, mereka mengadakan community gathering.

"Kami harap, wakil dari Medan dan Sumatera Utara mampu bertarung dengan baik di Grand Final, dan terpilih menjadi bagian dari tim First Raiders," ungkapnya.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar