Huawei Tidak Akan Memata-matai Negara Lain

Penulis: Christison Sondang Pane

Huawei Tidak Akan Memata-matai Negara Lain

Ilustrasi (Phone Arena)

Selasa, 26 Februari 2019 | 10:40

Analisadaily – Ketua Huawei, Liang Hua mengatakan, perusahaan tidak diwajibkan secara huku untuk mematai-matai negara lain. Eksekutif Bisnis perusahaan ini melakukan itu setelah menerima pendapat hukum independen.

“Saya menerima pendapat hukum independen yang menjelaskan Huawei tidak harus membuat ‘Back Doors’ pada perangkatnya, bahkan jika diminta pemerintahan Beijing,” kata Liang dilansir dari Phone Arena, Selasa (26/2).

“Perusahaan juga tidak pernah diminta untuk memata-matai oleh Pemerintah China, dan tidak akan melakukannya karena itu ilegal. Huawei adalah organisasi independen dengan track recor keamanan ciber yang baik,” tambahnya.

Sebelumnya, Undang-undang Keamanan Nasional China mengharuskan perusahaan yang berbasis di negara itu membantu pemerintah mengumpulkan data intelinjen. Karena kebijakan ini, Huawei mendapat larangan pemasaran dibeberapa negara.

Termasuk di antaranya, Amerika Serikat yang tidak memperbolehkan Huawei dipasarkan di negera tersebut. Itu karena, perusahaan smartphone terbesar ketiga di China itu bisa menjadi sebuah ancaman kemanan nasional.

Pada Januari 2018, AT &T dan Verizon berencana akan melakukan penawaran terhadap ponsel Huawei, Mate 10 Pro akhirnya batal. Tidak itu saja, Huawei P20 Pro dan Mate 20 Pro juga tidak dipasarkan di Amerika.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar