Google Bantu Jurnalis Lewat Machine Learning

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Reza Perdana

Google Bantu Jurnalis Lewat Machine Learning

Google (Ubergizmo)

Senin, 21 Agustus 2017 | 13:31

Analisadaily - Informasi tidak benar atau hoax masih menjadi musuh publik. Semakin banyaknya informasi yang dimanipulasi atau penyebar hoax, membuat masyarakat sulit membedakan mana informasi asli dan palsu. Ini juga membuat kinerja jurnalis lebih sulit.

Atas masalah ini, Google mengeluarkan fitur bernama Machine Learning untuk membantu jurnalis mengetahui mana berita hoax dan benar. Google bekerja sama dengan ProPublica dalam meluncurkan fitur ini.

“Indeks baru akan membantu dalam menemukan data agar lebih mudah dipahami dan divisualisasikan. Ini adalah salah satu visualisasi pertama yang menggunakan Machine Learning. Kontennya menggunakan Google Natural Language API, yang menganalisis teks dan mengekstrak informasi tentang orang, tempat, dan acara," kata perwakilan Google.

"Dalam kasus ini, fitur akan membantu jurnalis dengan memberikan informasi lokasi, nama dan data bermanfaat lainnya dari laporan berita," tambahnya, seperti dilansir dari Ubergizmo, Senin (21/8).

Jurnalis yang tertarik untuk memeriksa indeks berita hoax atau disebut Documenting Hate News segera dapat menggunakannya. Namun, fitur ini masih dalam pengawasan dalam beberapa bulan ke depan. Karena, masih akan ada perbaikan-perbaikan yang dilakukan Google.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar