Bukalapak 9 Tahun Menerobos Batas, Investasikan Rp 1 Triliun untuk Warung Naik Kelas

Bukalapak 9 Tahun Menerobos Batas, Investasikan Rp 1 Triliun untuk Warung Naik Kelas

Ulang Tahun Bukalapak ke-9. (FOTO: Istimewa).

(rel/rzd)

Jumat, 11 Januari 2019 | 11:46

Analisadaily (Jakarta) - Bukalapak sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di Indonesia telah 9 tahun hadir di tengah masyarakat memberikan beragam kemudahan serta menaikkelaskan usaha kecil melalui pemanfaatan teknologi.

Mengangkat tema ‘Menerobos Batas’, perayaan ulang tahun Bukalapak ke-9 diadakan di Jakarta Convention Center, Kamis (10/1), dan dihadiri Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi, tujuh menteri, serta ribuan undangan.

Ini juga merupakan langkah besar Bukalapak dengan memperkenalkan Mitra Bukalapak yang disambut baik Presiden Republik Indonesia, Jokowi, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kemajuan usaha kecil di Indonesia.

Mitra Bukalapak merupakan terobosan mutakhir yang memberdayakan warung untuk terhubung dengan teknologi. Sejak pertama kali dikembangkan pada awal tahun 2017, hingga saat ini Mitra Bukalapak telah memberdayakan lebih dari 500 ribu warung dan 700 ribu pelaku usaha mandiri di seluruh Indonesia.

Hingga di usia yang ke-9 tahun Bukalapak telah merangkul lebih dari 4 juta pelapak dan 50 juta pengguna se-Indonesia.

Presiden Jokowi mengungkapkan, jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia sebanyak 56 juta. Namun demikian, Presiden memandang masih banyak tantangan yang dihadapi oleh UMKM ini, antara lain yang berkaitan dengan membangun brand, desain yang mengikuti keinginan pasar, pengemasan produk yang menarik hingga permodalan dan akses masuk ke pasar.

Hadirnya Bukalapak menurut Presiden adalah sebuah peluang untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut. Ketersambungan antara ekosistem online dan ekosistem offline juga dipandang Kepala Negara sebagai salah satu kekuatan besar untuk mengembangkan usaha kecil.

“Indonesia memiliki sekitar 56 juta UMKM, di mana 4 juta diantaranya sudah naik kelas melalui Bukalapak. Semoga ke depannya 52 juta UMKM lainnya dapat masuk semua ke Bukalapak. Terima kasih sudah turut membangun perekonomian Indonesia,” kata orang nomor satu di Republik Indonesia itu.

Founder dan CEO Bukalapak, Achmad Zaky mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan pelaku usaha di Indonesia. Pihaknya mengalokasikan Rp 1 Triliun untuk membesarkan warung dari segi pengembangan teknologi dan logistik, agar pengiriman logistik dapat lebih cepat, serta harga di warung juga lebih efisien.

“Di samping itu juga untuk perbaikan tampilan dan branding Mitra Bukalapak. Semua ini demi mewujudkan warung atau Mitra Bukalapak naik kelas,” terangnya.

Mitra Bukalapak merupakan wujud nyata dari komitmen Bukalapak dalam memberdayakan usaha kecil secara menyeluruh serta mendorong penetrasi digital.

Melalui Mitra Bukalapak, warung dapat semakin naik kelas karena semakin terhubung dengan teknologi, seperti aplikasi Mitra Bukalapak, fitur ‘Warung Terdekat’, Call Order Delivery (COD) yang memungkinkan pemilik warung untuk memesan stok barang dagangannya melalui aplikasi untuk langsung diantar ke warung, serta layanan ‘Saldo Bantuan’.

Pemberdayaan warung juga semakin kuat dengan adanya kolaborasi dengan pemerintah melalui program pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Program kerja sama antara Bukalapak dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia ini memungkinkan pemilik warung untuk mendapat pembiayaan pinjaman usaha maksimal 10 juta per nasabah.

Pinjaman melalui UMi dapat digunakan oleh para Mitra Bukalapak untuk pengembangan usaha mereka. Masyarakat juga semakin dimudahkan dengan terhubungnya warung dengan teknologi seperti kode QR untuk berbelanja di warung, layanan rekap laporan penjualan warung, dan berbagai inovasi lainnya.

Selain itu, Mitra Bukalapak juga bekerjasama dengan Google agar warung-warung Mitra Bukalapak dapat dengan mudah ditemukan di Google Search dan Google Maps melalui Google Bisnisku dan dengan mudah terhubung dengan calon pelanggan.

Berbagai Inovasi di Tahun 2018

Achmad Zaky juga mengatakan, tahun 2018 merupakan tahun yang sungguh meriah bagi Bukalapak. Mulai dari hadirnya fitur-fitur baru, membangun pusat riset, kolaborasi dengan pemerintah, hingga diperkenalkannya Mitra Bukalapak.

Inovasi-inovasi dari segi teknologi dan kampanye kreatif yang dihadirkan tentu demi kenyamanan para pengguna. Dalam satu tahun terakhir transaksi, Bukalapak tumbuh lebih dari 3 kali lipat dan mencapai lebih dari 12 juta kunjungan setiap harinya.

“Di usia yang yang ke-9 tahun ini, kami berkomitmen untuk terus menerobos batas dan menciptakan inovasi-inovasi mutakhir untuk memberikan solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Bukalapak juga sangat meluas demi menciptakan kemudahan bagi seluruh lapisan masyarakat. Untuk mendukung perwujudannya, Bukalapak juga memiliki Kantor Pusat Riset dan Pengembangan di Bandung dan Bukalapak-ITB Artificial Intelligence & Cloud Computing Research Lab.

Sederet inovasi dan perkembangan yang mewarnai perjalanan Bukalapak selama 9 tahun telah mentransformasi Bukalapak menjadi lebih dari sekadar marketplace.

“Kami berhasil membuktikan bahwa dengan pendanaan yang disiplin, kami mampu bertumbuh secara signifikan. Dengan lebih dari 2.500 talenta terbaik tanah air, Bukalapak hadir untuk membangun Indonesia melalui inovasi teknologi dan kreativitas,” tutup Achmad Zaky.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar