Aplikasi Untuk Deteksi Manusia Alami Overdosis

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Eka Azwin Lubis

Aplikasi Untuk Deteksi Manusia Alami Overdosis

Second Chance (Ubergizmo)

Sabtu, 12 Januari 2019 | 16:28

Analisadaily - Seseorang yang mengalami overdosis bisa diselamatkan jika mereka langsung diberi penanganan intensif.

Dari banyaknya kasus manusia yang overdosis dan terlambat mendapat pertolongan, para peneliti di University of Washington mengembangkan sebuah aplikasi yang disebut Second Chance.

Aplikasi Second Chance mampu mengetahui pengguna saat overdosis obat terlarang. Aplikasi ini juga bisa mendeteksi pernapasan. Ketika terdeteksi pengguna tiba-tiba mulai bernapas lebih lambat atau berhenti sama sekali, aplikasi segera meminta bantuan.  

Aplikasi ini mampu bekerja hingga radius 3 kaki. Dan menurut tes awal, 90% data yang diberikan akurat. Aplikasi ini terhubung ke teman dekat atau keluarga.

"Idenya adalah orang dapat menggunakan aplikasi selama penggunaan opioid, sehingga jika mereka overdosis, ponsel berpotensi menghubungkan mereka ke teman atau layanan darurat," kata salah seorang peneliti, Shyam Gollakota, dilansir dari Ubergizmo, Sabtu (12/1).

"Kami membuat algoritme untuk smartphone yang mampu mendeteksi overdosis dengan memantau bagaimana pernapasan seseorang berubah sebelum dan sesudah penggunaan opioid," sambungnya.

Aplikasi Second Chance umumnya digunakan sebagai alat pemantauan. Namun ke depan para peneliti berharap bisa memperluas kemampuan aplikasi agar lebih interaktif.

"Kami mengalami epidemi kematian yang belum pernah terjadi sebelumnya dari penggunaan opioid. Sangat disayangkan overdosis adalah fenomena yang sepenuhnya dapat dibalik jika mereka terdeteksi tepat waktu. Tujuan dari proyek ini mencoba menghubungkan orang-orang yang sering mengalami overdosis," kata peneliti lain, Jacob Sunshine.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar