Aplikasi Mashara, Wadah Berbagi Pengetahuan Tentang Islam

Aplikasi Mashara, Wadah Berbagi Pengetahuan Tentang Islam

Aplikasi Mashara.

(jw/rzd)

Rabu, 24 April 2019 | 23:20

Analisadaily (Medan) - Banyak masyarakat, khususnya kaum milenial bingung mencari wadah untuk berbagi pengetahuan tentang Islam. Kini terjawab setelah kehadiran aplikasi berbasis Android yang diberinama Mashara.

Mashara yang resmi diluncurkan pada awal Desember 2017 hingga kini terus mengalami perkembangan. Saat ini Mashara telah diunduh lebih dari 70 ribu pengguna. Tidak hanya dari dalam negeri, pengguna dari luar negeri turut mengunduh.

Chief Executife Officer (CEO) Mashara, Rony Fhebrian mengatakan, dirinya bersama rekan-rekannya tidak pernah menyangka Mashara yang dibangun mereka menuai kesuksesan. Mereka akhirnya melakukan pembaharuan fitur-fitur di aplikasi.

"Awalnya kami buat Mashara untuk pengingat waktu salat bagi pengguna. Tapi kini perkembangan cukup masif. Kami punya mimpi aplikasi ini dapat menjadi sebuah rumah yang ramah untuk semua muslim di Indonesia, bahkan dunia," katanya, Rabu (24/4).

Bagi pengguna Android, Mashara sudah bisa diunduh di Playstore. "Namun untuk pengguna iPhone harus bersabar, karena Mashara belum tersedia di App Store," ucap Rony.

Untuk pengguna Mashara lebih didominasi kaum milenial dari usia 18-24 tahun. Di usia itu biasanya orang lebih haus mencari pengetahuan, tak terkecuali soal agama. Ditambah lagi, di fitur Mashara pengguna bisa berbagi pengetahuan tentang Islam.

Selain itu, pengguna juga bisa melontarkan pertanyaan seputar Islam. Pertanyaan itu akan dijawab oleh para ulama dan akademisi Islam.

"Kami membuka diskusi seluas-luasnya. Karena semakin banyak pertanyaan yang didiskusikan, bisa semakin memperkaya ilmu pengetahuan. Kalau bukan anak muda, siapa lagi yang akan menyimpan pengetahuan-pengetahuan itu," jelasnya.

Di era milenial, pengetahuan tentang Islam sering kali hanya terbatas bagi kalangan tertentu. Untuk itu Mashara hadir menjembatani orang-orang yang memiliki pengetahuan dengan yang membutuhkan. Prinsip utama dari fitur terbaru Mashara adalah inklusi, kolaborasi, dan tabayyun.

“Ketiga prinsip tersebut sebenarnya adalah ajaran pokok dalam Islam bagi siapapun yang menuntut ilmu, namun prinsip itu kerap terlupakan. Melalui Mashara kita dapat mengaplikasinnya dalam konteks kekinian," ungkap Rony.

Public Relation Mashara, Rizki Ramadhani Nasution menerangkan, di Play Store rating aplikasi ini mencapai 4,7. Menurutnya angka ini sepadan dengan aplikasi serupa yang ada lebih dulu. Bedanya, di Mashara tidak ada iklan.

"Bagi kami iklan termasuk mengganggu. Jangan sampai aplikasi religi iklannya malah vulgar dan bernada pornografi. Ini sangat tidak sesuai," terangnya.

Dalam fiturnya, Mashara menawarkan hal yang berbeda. Dimulai dari jadwal salat, kalender hijriah, dan info cuaca. Khusus pengingat waktu salat, pengguna bisa juga mendengar lantunan azan dari Muzammil Hasballah, yaitu salah satu Hafiz yang populer di kalangan milenial.

"Muzammil hanya bekerjasama dengan Mashara. Ini kehormatan bagi kami. Dan ini jadi salah satu fitur istimewa di Mashara," tambahnya.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar